Ini bukan kesombongan kawan,
Ini adalah kebanggaan !
Mutak ! Ekspresi dari kebahagiaan kami setelah bertahun-tahun menunggu perubahan ini.
Jadi kalau saat ini kami mengekspresikannya lewat sosial media, itu semata-mata hanyalah prosesi dari kebahagiaan itu.
Dan di MEDIA SOSIAL ini, kami membaginya bersama teman seperjuangan kami.
Dan bila ada yang kurang berkenan, maka ABAIKAN.......!
Dan jangan asal NYABLAK.
........
Kebanggaan kami sangatlah besar, karena tidak mudah bagi kami untuk menunggu selama itu tanpa adanya kekuatan dari Allah atas keteguhan, keyakinan, dan kesabaran kami.
Dan selama itu pula,
Berbagai macam goncangan hidup telah kami rasakan. Sampai akhirnya, Allah mengangkat kami menuju tingkatan yang lebih baik.
.......
Berbagai macam profesi sampingan telah kami jalankan hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup dalam hari-hari terberat kami.
Aku.....,?
Ya, aku.
Telah juga melakoni semuanya.......
Dulu, aku sering meninggalkan istriku kala malam hari dalam kondisi mengandung ketika aku bekerja paruh waktu sebagai SATPAM !!,
SATPAM penjaga malam.........
Rasa khawatir selalu menyelimuti tatkala istriku sendirian di rumah kontrakan.
Pikiran buruk selalu menyergap setiap saat.
Dalam setiap waktu, hanya kepada ALLAH-lah istriku aku titipkan.
Dan kepada Dialah aku memohon, agar keadaan seperti ini tidaklah berlangsung lama.
Agar dosa ini, dosaku yang sering meninggalkan istriku, "meski demi tugas", tidak aku lakukan pula pada anakku kelak setelah lahir.....
.......
Pernah juga menjalani kehidupan sebagai pekerja bangunan yang tak lagi mengenal apa itu panas dan hujan. Bagiku, uang lebih baik daripada memikirkan kulit yang menghitam, dan sakitnya punggung yang seperti dirajam.
Dan aku selalu meminta kepadaNya, agar keadaan ini juga tidak berlangsung lama.......
.........
Pernah juga hidup dan makan dengan mengharap sedikit keberkahan dari hasil berjualan yang hasilnya begitu miris dan mengikis perasaan.
......
Tangis dan tangisan bukanlah hal baru bagi kami.
Kehidupan yang menyedihkan, menjadi rutinitas kami dalam keseharian.
Hutang yang mulai menggunung, seakan siap menindih kami setiap saat.
Untunglah, Allah selalu bersama kami......
Allah selalu menguatkan kami. Aku, istriku, dan anak kami......
......
Saat yang lain hidup dengan kehidupan yang layak,
Saat yang lain dengan mudahnya bisa mendapatkan apa saja yang mereka inginkan.
Saat kebutuhan hidup bukan lagi persoalan bagi mereka,
Saat gaya hidup sudah terpenuhi dengan sekali kibasan tangan.........
Aku.....
Dengan teguh hati masih menghadapi ujian demi ujian yang pada akhirnya bisa menuntun kami,
Memupuk keimanan kami,
Menempa bathin kami,
Dan, menguatkan keyakinan kami......
Bahwa jika telah tiba waktunya...........
Allah sendiri yang akan mengubah segalanya...
......
Dan, Subhanallah......
Allah menepati janjiNya.
Dengan kuasaNya, Dia kini memberiku, memberi kami anak tangga perubahan ini sebagai seorang Abdi Negara, untuk memegang sebuah jabatan struktural menjadi seorang Aparatur Sipil Negara,
Yang bisa menjadi jalan bagi kami untuk naik ke atas.
Kini,
Aku, istriku, dan anakku telah berada di sebuah peradaban baru.
Dan menempatkan masa lalu kami di sebuah etalase kenangan yang kami tempatkan dalam lubuk hati kami, dalam ingatan kami.
Dimana setiap saat, kami bisa memandangnya sambil tersenyum.
.....
Allahu Akbar !
Atas kuasa Allah, kami akan maju kedepan.
Ya, !. Kami akan maju ke depan.
Dan atas ijin Allah, yang jiwa kami berada dalam genggamanNya, kami akan mengambil ancang-ancang untuk terbang ke atas.
Kami akan terbang ke atas menggapai mimpi kami........
ALLAHUMMA SHOLLI WA SALLIM 'ALAA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMAD.......
Thowwil 'umrinaa......
Wa shohhih ajsaadinaa......
Waqdi haajaatinaa....
Wa aktsir amwaalinaa.....
Yaa Robbanaa, innaka anta as samii'ud du'aa....
JADWAL MOTOGP
Tuesday, August 11, 2015
Ini Bukan Kesombongan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment