JADWAL MOTOGP

Friday, January 28, 2011

Hamba Bukan Orang Baik

Hamba bukan orang baik
Hamba sekarang hidup, bukan sebagai
orang baik ya Rabb,
Hamba sekarang bernafas, sebagai
insan yang memiliki banyak kekhilafan.
Hamba banyak kesalahan. Meski hamba tidak lupa kepadaMu, tapi
hamba sering mengabaikanMu.
Meski hamba selalu ingat kepadamu,
tapi diri ini seakan hidup jauh dari
jangkauan keRohimanMu.
Hamba malu kalau harus menghadapMu dalam tiap-tiap sujud, untuk memohon
sesuatu dariMu.
Hamba merasa tidak pantas berdekatan
denganMu.
Hamba juga merasa tidak pantas harus
meminta kepadaMu karna hamba sadar, hamba tidak pernah berbuat baik
kepadaMu,
Bahkan, hamba seringkali berprasangka
buruk terhadapMu.
Hamba telah buta akan semua
anugerahMu. Keadaan inilah yang membuat hamba
tersadar bahwa hamba bukanlah yang
terbaik bagi diri hamba.....
Bagi kedua orang tua hamba,
Bagi agamaMu ya Rabb, agama hamba.
Bagi negara hamba....... Hamba tak bisa menjadi insan yang
mulia di hadapanMu. "Robbana dzolamnaa anfusanaa, wa
illam taghfirlanaa, wa tarhamnaa, la na
kuunanna minal khosyiriin..." Hamba sadar, keadaan ini memang tak
seberat yang Engkau pikulkan kepada
Ayyub 'alaihis salaam.
Hamba juga merasa kalau Engkau Maha
Mengetahui kalau semua ini masih bisa
hamba pikul. Tapi hamba cuma manusia biasa ya
Rabb. Hati hamba rapuh............
Dalam kesadaran, hamba merasa asing
dengan keadaan ini. Hamba merasa
kehilangan pedoman.
Hamba merasa tersesat dalam sebuah keramaian di sebuah peradaban.
Dan hati hamba berkata bahwa ini bukan
kehidupan hamba.......
Hamba sekarang merasa asing,
Hamba merasa bukan sebagai diri
hamba. Hamba merasa berada dalam sebuah
wadah yang tak bisa hamba pahami.
Wadah ini adalah wadah baru, yang
segala karakteristiknya membuat sebuah
pertanyaan besar yang mencarut-
marutkan kehidupan dalam keseharian hamba.
Mengombang-ambingkan tatanan
ketetapan hati yang dulu pernah
terpancang kokoh dalam degupan nadi
ini.
Kehidupan ini seperti bukan kehidupan hamba. Dan kesemuanya jelas jauh dari
pagar yang telah hamba buat dulu untuk
mempertahankan keteguhan hati.
Rasanya, semuanya telah berubah.
Dan sekarang, diri hamba seakan telah
berganti wajah. Sebuah wajah yang tak pernah hamba
kenal sebelumnya.
Dulu, hamba pernah merasakan
kedamaian dalam hati ini.
Dulu hamba tak pernah takut untuk
melangkahkan kaki. Baik siang, ataupun malam.
Dan hamba merasa menjadi sosok yang
selalu merasa aman saat kegentingan
melanda yang lainnya.
Hamba selalu merasa mendapat
pengawasan dan perlindungan penuh dariMu .
Hidup hamba indah.
Dan hidup hamba penuh dengan tasbih-
tasbih keheningan jiwa. Yang selalu licin
karena seringnya tersentuh....
Hamba merasa menjadi orang yang selalu diberi anugerah yang tiada habis-
habisnya.
Hamba merasa menjadi orang yang
paling bahagia.
Dan kebahagiaan itu nyata.
Hamba sering merasa rindu dengan seruan-seruan yang selalu
menggetarkan dada, sehingga mampu
membuat hamba bergegas untuk segera
bersimpuh.
Tapi, semuanya sekarang seperti
menguap tanpa tau kemana hilangnya. Semuanya kini telah berganti warna
dengan bauran semu yang
menghanguskan semua keteguhan.
Semuanya telah berubah. Dan
menyingkirkan semua kebahagiaan yang
dulu senantiasa mendamaikan kehidupan hamba.
Dan keadaan ini membawa sebuah
perubahan dalam segala sesuatu yang
berhubungan dengan semua sisi dari diri
hamba. Yang memaksa hamba untuk
masuk dalam sebuah keterpurukan.......! Astaghrfirullaah.............!
Semua telah berubah, kini hamba telah
menjelma menjadi sosok yang rentan
terhadap keadaan. Dan mudah rapuh
ketika sebuah cobaan merangkak pelan
mendekati hamba. Mungkin saat ini adalah buah dari semua
aktivitas hamba.
Dan semua ini adalah akibat dari
kekalahan hamba oleh sebuah keadaan
yang hampir merebut dunia hamba.
Dan....... Sekarang telah hamba rasakan. Bagaimana sebuah keadaan
telah melumpuhkan hati hamba
sehingga hamba tak mampu beranjak
untuk menggapai RidhoMu.
Hamba merasa lelah, dan hamba pasrah
untuk mengalah pada masalah. Dan itulah yg membuat hamba jatuh dalam
sebuah paradigma moral. Yg mengubah
kehiduan hamba.
Hamba ingin kembali ya Rabb......
Hamba ingin seperti dulu.......
Hamba ingin selalu menjadi insan yang senantiasa merinduMu......
Yaa arhamar rohimiin...... Irhamna......! http://www.ndoro.jw.lt/

0 komentar:

Post a Comment

recent comment